Langsung ke konten utama

Observasi Routing

NIM    : 12190061
Nama : Niken Rahmasari 
Kelas  : 12.3A.11


Tugas 10




1. Buka winbox lalu connect ke Mikrotik A


Tampilan jika sudah terconnect




2. Buka Interfaces kemudian muncul tampilan : 


        Ether 1 untuk modem / ISP
        Ether 2 untuk Aces Point
        Ether 4 untuk Mikrotik B

3. Mengkonfigurasikan Mikrotik A dengan Mikrotik B
 
        Menghubungkan Antara Mikrotik A (R1) dengan Mikrotik B (R2) Di Ether 4 dengan menggunakan IP Address 12.12.12.1/24 dengan network 12.12.12.0 . Jika sudah lalu klick Apply dan OK.


4. Mengkonfigurasi Mikrotik B ke winbox



5. Interface Mikrotik B


        Ether 1 menghubungkan ke Mikrotik A
        Ether 2 menghubungkan ke Mikrotik C


6. Meberikan IP Mikrotik B to Mikrotik A agar bisa terhubung


        
        Menghubungkan Antara Mikrotik B (R2) dengan Mikrotik A (R1) dengan menggunakan IP Address 12.12.12.2/24 dengan network 12.12.12.0 . Jika sudah lalu klick Apply dan OK.


7. Meberikan IP Mikrotik B to Mikrotik C agar bisa terhubung

        
  Menghubungkan Antara Mikrotik B (R2) dengan Mikrotik C (R3) dengan menggunakan IP Address 23.23.23.2/24 dengan network 23.23.23.0. Jika sudah lalu klick Apply dan OK.


8. Mencoba Ping ke Mikrotik A



9. Aktifkan wlan untuk mengkoneksi ke laptop 2
   
    Aktifkan wlan lalu konfigurasikan Security profile agar aman seperti gambar di atas jika sudah klick Apply  & OK.

    Ubah Mode ke ap bridge
    SSID Mikrotik-B
    Ubah Security profile menjadi Profile1 lalu Apply & OK.

    Akan Muncul Profile1 seperti gambar di atas jika sudah di konfigurasikan

    Setting IP wlan dengan IP Address 192.168.2.1/24 dengan network 192.168.2.0 lalu klick Apply &  OK.


10. Mengkonfigurasi Mikrotik C ke winbox



11. Menghubungkan Mikrotik C to Mikrotik B 


Menghubungkan Antara Mikrotik C(R2) dengan Mikrotik B(R1) dengan menggunakan IP Address 23.23.23.3/24 dengan network 23.23.23.0. Jika sudah lalu klick Apply dan OK.

Menghubungkan Antara Mikrotik C(R2) dengan wlan dengan menggunakan IP Address 192.168.3.1/24 dengan network 192.168.3.0. Jika sudah lalu klick Apply dan OK.
Aktifkan wlan lalu konfigurasikan Security profile agar aman seperti gambar di atas jika sudah klick Apply  & OK.
    Ubah Mode ke ap bridge
    SSID Mikrotik-C
    Ubah Security profile menjadi Profile1 lalu Apply & OK.


12. Setting Route Mikrotik A B C


    Gambar di atas menunjukan bahwa mikrotik C menghubungkan ke mikrotik A dengan melalui Mikrotik B         bisa di lihat dari IP Addressnya  lalu Apply & OK.
    Buat lagi dengan cara Copy dengan merubah IP Addresnya  lalu Apply & OK.
    Tampilan akan menjadi seperti ini.


Lalu Setting Route di Mikrotik A dan Setting IP Address lalu Apply & OK.

Copy Setting Route lalu ganti IP Address seperti gambar di atas lalu Apply & OK.


Hasilnya akan seperti Gambar di atas.


Setting Route Mikrotik B menuju ke Mikrotik A dengan IP Address & Gateway sebagai berikut  lalu Apply & OK.


Setting Route Mikrotik B menuju ke Mikrotik C dengan IP Address & Gateway sebagai berikut  lalu Apply & OK.



Jika Sudah Di Atur IP Address & Gateway  lalu tes ping dari masing-masing Mikrotik ke Mikrotik yang lain contoh gambar di atas Mikrotik B sedang melakukan tes Ping ke Mikrotik A.


13. Setting DNS dan NAT dengan masing masing IP yang telah di Setting pada setiap Mikrotik agar bisa terkoneksi dengan internet







14. Gambar di bawah ini untuk mengatur IP google agar ketika di Ping akan terkoneksi.



15. Liat contoh gambar di bawah ini buka Tols lalu Traceroute untuk mengetahui ip mana saja yang kita lewati saat terkoneksi ke jaringan tersebut. 
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Layer OSI

NIM    : 12190061 Nama : Niken Rahmasari Kelas  : 12.3A.11 Tugas Jaringan Komputer Pertemuan 11 Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien. Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan (layer) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. Serta dalam mendesain suatu jaringan kita harus memperhatikan arsitektur standar yang telah dibuat oleh sebuah badan dunia (ISO). ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ). Manfaat dari OSI Layer Membuat peralatan vendor yang berbeda dapat saling bekerja sama. Membuat stand...

TUGAS EPTIK PERTEMUAN 12

Sebutkan menurut anda apa saja tips-tips aman berinternet - Non-aktifkan Blutooth jika tidak diperlukan Teknologi wireless ini menjadi salah satu pintu masuk yang paling mudah diakses oleh para peretas. Jadi pastikan blutooth dalam perangkat digital dalam keadaan non-aktif. - Jangan terhubung ke Wifi terbuka Berhati-hatilah jika anda sedang berada diluar rumah kemudian menemukan Wifi tanpa secure, banyak hacker yang sengaja membuat Wifi palsu agar bisa mengakses data pribadi dan perangkat-perangkat yang terhubung. - Menghindari & menangkal spam, Malware, ransomware, virus & spyware : 1. Rajin Update Sistem Malware/virus selalu mencari kelemahan (vulnerability) di setiap sistem agar bisa dibobol. Sistem operasi, software anti virus komputer dan smartphone harus diperbarui (update) sesuai rekomendasi pabrik, sehingga sistem keamanan sudah menggunakan sistem yang terbaru dan sudah diuji coba terhadap malware versi sebelumnya. 2. Gunakan & Update Anti Virus (AV)/ ...

Tugas 1 Struktur Data

  NIM    : 12190061 Nama : Niken Rahmasari Kelas  : 12.3A.11